Syarat Menikah di Jerman dengan status sebagai Pelajar atau Au Pair di Jerman

Tulisan pertama saya di blog yang menggunakan Bahasa Indonesia karena memang yang nyari pasti orang Indonesia! :). Dengan kata kunci google “Menikah di Jerman”, sebenarnya kamu bakalan terbantu banget jika kebingungan soal dokumen apa aja yang dibutuhkan. Nah, masalahnya yang sebenarnya bukan masalah juga sih ketika saya merencanakan pernikahan saya dengan calon suami, saya sudah menetap di Jerman selama 2 tahun dan tengah menyelesaikan studi master saya di Bonn. Dikarenakan biaya, deadline tesis dan pekerjaan part-time saya yang tidak bisa ditinggalkan serta Weiterbildung calon suami yang sedang berjalan, saya sempat mengalami stress kecil karena masalah perbedaan agama antara saya dan calon suami yang mana menjadi masalah utama (sementara) dalam persiapan dokumen pernikahan, sehingga ide „mari-berangkat-ke-Indonesia-dan-urus-dokumen-disana“ bukan solusi yang tepat. Berdasarkan keterangan kedutaan Jerman di Indonesia, berikut dokumen yang harus dipersiapkan untuk menikah di Jerman:

Dari pihak warga negara Indonesia:

1. Surat Keterangan tidak menikah

– bagi orang Islam dari KUA *)

– bagi Non- Islam dari Catatan Sipil

2. Akte Kelahiran (sebaiknya yang baru, dikeluarkan tidak lebih dari 6 bulan yang lalu

3. Bagi yang pernah menikah: Fotokopi Akte Perkawinan dari semua perkawinan sebelum- nya, Akte Kematian atau Keputusan Cerai dan Akte Cerai dan Penetapan Ikrar Talak (bagi beragama Islam) dari semua peceraian sebelumnya.

4. Surat Keterangan Tempat Tinggal (dari RT/RW dan kemudian disahkan oleh Lurah) – Kalo kamu sudah tinggal di Jerman, jangan lupa untuk melampirkan foto kopi Anmeldebestätigung dari tempat kamu tinggal. Ibu saya jadi bolak-balik ke kedutaan besar Jerman karena kedutaan tidak melampirkan informasi ini di website nya 😦

5. Fotokopi KTP dan Paspor

Di postingan blog kali ini, saya akan mengulas bagaimana sih caranya mendapatkan dokumen nomor 1 dengan situasi dan kondisi saya yang saya uraikan sebelumnya. Untuk proses lainnya, kamu bisa googling sendiri karena infonya akan lebih lengkap :). Nah kalau kamu memiliki status sebagai student / pelajar atau Au Pair dan sedang menetap di Jerman terus ketemu jodoh calon suami / istri berkewarganegaraan Jerman, kamu di postingan yang tepat! Kenapa? Karena tulisan di lapak lain banyak mengulas tentang betapa sulitnya mengurus visa pernikahan di Jerman, tapi berhubung kamu sendiri sudah menetap di Jerman – masalah tersebut tidak lagi relevan dan beban kamu sebenarnya sudah berkurang banyak 😀

Alasan poin 1 yang bikin stres itu adalah – jika kamu muslim dan ingin menikah dengan calon kamu, kamu harus melampirkan surat mualaf calon kamu untuk mendapatkan surat keterangan tidak menikah dari KUA. Setelah kalang kabut mikir gimana caranya supaya bisa mendapatkan surat jomblo tersebut (Super bingung karena mau pergi kemana coba, buat dapet surat mualaf di Jerman? Pilihan masjid Turki sudah saya coret dari list karena saya punya pengalaman yang sama sekali tidak enak disana saat saya berkunjung) dan penjelasan tersebut tidak dijabarkan dimana-mana sejauh kamu mengklik google dan bertanya di forum Kawin Campur (dan malah banyak yang menyarankan untuk menikah di Denmark!). Salah satu sahabat ku yang kebetulan gay serta berkewarganegaraan Indonesia dan telah melaksanakan eigentragende Partnerschaft dengan partnernya, menunjukkan jalan yang benar. Jadiiii jika kamu telah menetap di Jerman, kamu bisa mengganti surat keterangan tidak menikah dari KUA dengan surat keterangan tidak menikah (Ledigkeitsbescheinigung) yang dibuat oleh notaris di Jerman. Dengan biaya kurang lebih 50€, surat keterangan tersebut akan selesai dalam waktu kurang lebih dua minggu. Setelah itu, kamu harus melegalisasi surat tersebut di pengadilan negeri setempat (Landgericht) dengan biaya 20€. Setelah proses legalisasi selesai, kamu dapat mengirim atau membawa surat-surat tersebut ke konsulat atau kedutaan besar Indonesia. Dengan biaya 20€, kamu pun mendapatkan surat keterangan tidak menikah dari konsulat yang diakui oleh catatan sipil (Standesamt) Jerman. Untuk proses, lama dan syarat dokumen demi mendapatkan surat keterangan tidak menikah dari di kedutaan / konsulat Indonesia di Jerman, bisa dilihat disini.

Kamu bisa mengganti surat keterangan tidak menikah dari KUA dengan surat keterangan tidak menikah (Ledigkeitsbescheinigung) yang dibuat oleh notaris di Jerman. Dengan biaya kurang lebih 50€, surat keterangan tersebut akan selesai dalam waktu kurang lebih dua minggu. Setelah itu, kamu harus melegalisasi surat tersebut di pengadilan negeri setempat (Landgericht) dengan biaya 20€. Setelah proses legalisasi selesai, kamu dapat mengirim atau membawa surat-surat tersebut ke konsulat atau kedutaan besar Indonesia. Dengan biaya 20€, kamu pun mendapatkan surat keterangan tidak menikah dari konsulat yang diakui oleh catatan sipil (Standesamt) Jerman.

Dokumen lainnya yang diperlukan, saya dapatkan dengan bantuan besar keluarga di Jakarta. Saya membuat tabel berikut untuk memudahkan langkah-langkah untuk persiapan yang bisa diakses disini. Demikian tulisan blog saya mengenai proses menikah di Jerman jika kamu student atau Au Pair – semoga membantu kamu! Viel Glück untuk seluruh urusannya, semoga dilancarkan 🙂

Advertisements

4 thoughts on “Syarat Menikah di Jerman dengan status sebagai Pelajar atau Au Pair di Jerman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s